Langsung ke konten utama

Postingan

Rasa Syukur Tanpa Ujung

Dear Gege, Kutuliskan sebuah rasa syukurku atas kehadiran kamu di hidupku. Terima kasih untuk kehadiran kamu yang tidak pernah hilang dari awal kamu mencoba masuk ke duniaku. Terima kasih untuk perhatian kamu yang tidak pernah berkurang sejak awal kita kenal dan kamu memutuskan untuk mendekatiku. Terima kasih untuk kata-kata cinta yang tidak pernah hilang kadarnya. Aku bersyukur atas dipertemukan aku dengan manusia sebaik kamu, manusia yang begitu mencintaiku, manusia yang menempatkan kebahagiaanku dalam pelukanmu, manusia yang menjamin setiap senyumku akan hidup karenamu. Juga mensyukuri ntuk setiap perjalanan yang sudah aku lalui bersama kamu. Tentu sedikit melelahkan, tetapi kamu selalu punya cara agar lelah itu tidak aku rasakan. Aku bersyukur atas ketahanan kita selama ini. Meski ada permasalahan kecil pun besar, tetapi kamu selalu tenang menghadapinya. Meski banyak amarahku yang menyulut emosimu, kamu tidak pernah menghukumku. Terima kasih telah berusaha menjadi sebaik-baiknya ma...

Never ending crisis

Lagi-lagi dengan quarter life crisis,  belum lagi ketambahan menjadi sandwich generation. Ada orang yang berpikir kalau seseorang dikatakan terlambat karena... "di umur yang sudah menginjak 25 tahun, seseorang masih luntang lantung mencari kerja. padahal di usia tersebut banyak yang sudah bekerja di perusahaan besar" "teman-teman sudah banyak yang mengambil S2 bahkan S3, tetapi seseorang masih berjuang untuk bisa menyelesaikan sidang skripsi" "masuk kepala 3 tetapi masih belum berkeluarga, disaat yang lain sudah menimang anak kedua bahkan ketiga" Meanwhile.. Seseorang lulus kuliah di umur 22 tahun, tetapi dirinya perlu menunggu 5 tahun dulu untuk bisa memiliki pekerjaan yang secure untuk dirinya Seseorang menjadi CEO di umur 25 tahun, dan meninggal di umur 50 tahun. Sedangkan ada yang lainnya lagi menjadi CEO di umur 50 tahun dan meninggal di umur 90 tahun Obama pensiun diumurnya 45 tahun, dan Donald Trump baru memulai kesuksesannya di umurnya 70 tahun Se...

You are not behind in life, you are on your own schedule

 When you're 17, people ask you, "In which university do you want to study?" "What major do you want to take?" Then when you're 22, they ask you, "What's next?" "What are you going to do?" "What's your job now?" Suddenly, when your about 25, the questions become, "When are you getting married?" "When are you opening your own business?" "When are you going to have kids?" Our society attaches these ideas to time and age and tries to put deadlines on when we should accomplish them. Then compare us with our friends, the daughter of their friends, or someone's daughter on Youtube, creating the image that life is a race. "Whoops, you are left behind, your pace is too slow, whoops, wrong turn, you SHOULD have been at this location now why do you stop? keep going, run!" But reality is.. The point of when you should accomplish anything in your life doesn't exist on the maps. There i...

Anak Perempuan Pertama

Anak perempuan pertama mana suaranya??? Mau kasih apresiasi buat para anak perempuan pertama di luar sana. Karena jadi mereka itu pilihannya cuma dua; jadi kuat, atau pura-pura kuat. Jadi anak perempuan pertama itu harus serba bisa dan serba dewasa. Dari kecil udah dididik harus ngalah sama adik-adiknya, pas udah dewasa pun bebannya paling berat buat menuhin ekspektasi orang tua. Inget ya, anak pertama itu juga manusia. Mereka juga butuh cinta dan apresiasi. Mungkin mereka ga pernah minta, tapi gaada salahnya kalau kalian sebagai keluarganya yang peka lebih dulu. Untuk anak perempuan pertama, semangat terus ya buat mengejar mimpi-mimpi kalian. Pasti bahunya capek ya? beban seisi rumah rasanya ada di kalian semua. Tapi yakin deh, yang dilakkan dengan ikhlas pasti ada balasannya. Dan percaya, ketika kalian punya itikad baik untuk keluarga; membahagiakan orang tua dan adik-adik, akan ada rejeki berlimpah datang. Bisa aja soal karir, jodoh, bahkan minimal kalian dikelilingi orang-orang bai...

Things to know before getting married

Pernikahan bukan hanya tentang menemukan orang yang tepat, tetapi bagaimana kalian berdua tetap menjadi orang yang tepat untuk satu sama lain. Ketika sudah memilih satu sama lain menjadi pasangan hidup, berkomitmenlah untuk terus saling tumbuh. Apabila salah satu berhenti belajar dan berhenti memberikan effort satu sama lain, kualitas pernikahan akan menjadi tidak sehat dan menjadi renggang. Saling interopeksi. Saling mempelajari karakter dan kebiasaan satu sama lain. Saling kompromi. Dari ketika masih sendiri, biasakan untuk senang belajar, senang upgrade diri sendiri, tunggu dan pilih pasangan yang bisa diajak belajar dan bertumbuh bersama. Libatkan Tuhan di tengah hubungan kalian, kalian berdua ngga akan bisa make it tanpa Tuhan. Cari pria yang takut dengan Tuhan, yang paham dengan agama. Tidak perlu sampai ahli agama, tetapi setidaknya dia tahu bagaimana dia akan menjadi seorang suami dan ayah kelak. Bisa memuliakan istri, menghargai hubungan mereka berdua, dan bertanggung jawa...

Apresiasi

Bagaimana kalian mendefinisikan "saling mengerti?" Contohnya ketika memiliki pasangan; sang wanita suka ketika hubungan mereka berdua diperlihatkan ke publik, tetapi sang pria tidak menyukainya. Lalu jika sang wanita mengalah, apakah itu artinya saling mengerti? Ketika sang wanita suka berbincang bersama, tetapi sang pria merasa cukup dengan mengetahui bahwa semuanya baik-baik saja, sampai akhirnya mereka menjadi jarang untuk berkomunikasi. Apakah itu yang dinamakan saling mengerti? Ketika sang wanita senang dibujuk ketika sedang marah, tetapi sang pria tidak mau ambil pusing dan berujung mereka saling diam. Apakah itu saling mengerti? Ketika sang pria memprivasi hubungannya dari keluarganya sedangkan sang wanita memngenalkan sang pria ke keluarga besarnya, sampai akhirnya mereka tidak pernah membicarakan keseriusan satu sama lain lagi. Apakah itu yang dinamakan saling mengerti? Ketika sang pria sibuk, sang wanita gengsi memberi kabar terlebih dahulu. Sehingga setiap hari han...

Rezeki dalam bentuk lain

Kalau dipikir-pikir.. salah satu rezeki yang aku dapetin sejauh ini salah satunya adalah punya pasangan seperti kamu. Yang mau mengusahakan kebahagiaan aku. Sehingga sedikit demi sedikit aku percaya, bahwa aku layak bahagia. Yang percaya penuh pada diriku. Sehingga sedikit demi sedikit meredam suara di dalam diriku yang begitu kencang berkata "you are not worth it, you are not enough". Yang memandang diriku dengan tatapan penuh kekaguman, penuh rasa cinta. Sehingga perlahan aku dapat melihat kembali ke dalam diriku. Membuat aku percaya bahwa aku berharga. Yang mendorongku mengeluarkan sisi terbaikku. Sisi yang bahkan aku tak tahu kalau aku memilikinya. Yang dapat membuat aku tak lagi merasa 'kosong' dan hampa. Membuat aku tidak hanya sekadar menjalani hari. Namun memang menjalaninya dengan penuh arti dan sungguh-sungguh. Yang membuatku tak ragu memiliki anak denganmu di masa depan (hihi). Karena aku tahu, anak kita akan beruntung memiliki orang tua sepertimu. Seperti ...