Sekarang setelah kamu benar-benar pergi, aku tak menangis sama sekali. Aku tak mendengar musik-musik tentang patah hati, atau mengingat wajahmu dalam memori tanpa henti. Aku tak menangisi hangat pelukmu yang tak akan lagi kumiliki. Aku tak bersedih ataupun terlihat menyedihkan sama sekali.
Aku tersenyum, mensyukuri bahwa kau tak perlu repot lagi. Kau tak perlu meneleponku saat lelah melandamu di penghujung hari. Kau tak perlu membalas pesan-pesanku yang kebanyakan berisi tentang betapa ingin nya aku kau rindui.
Aku tersenyum, menatap foto terbarumu. Menatap senyummu yang tampak tak terbebani sama sekali. Kau tak perlu menyisihkan akhir minggumu untuk bertemuku. Kau tak perlu mengiyakan ajakanku untuk pergi menonton film kesukaanku di bioskop. Bahkan, kau tak perlu lagi membalas pelukanku.
Malam setelah kamu pergi, segalanya terasa lebih hancur dari seharusnya. Ada rasa yang ingin membuncah, ada air mata yang hampir tertumpah. Namun aku tak akan membiarkan hatiku menjerit sakit. Aku tak menahan lenganmu atau menangis tersedu-sedu memohon akan datangnya dirimu kembali.
Malam setelah kamu pergi, aku yakin aku akan bahagia.
Komentar
Posting Komentar