Langsung ke konten utama

Akan ada penyesalan

Suatu hari, kamu akan teringat perempuan yang sangat mencintaimu sehingga dia lupa untuk mencintai dirinya sendiri.

Kamu akan mengingatnya ketika kamu bangun, ketika kamu makan, ketika kamu akan tidur. Dia akan menjadi mimpi terburukmu.

Kamu akan menjadi orang yang akan terus menangis, dan dia akan menjadi orang yang telah berbahagia dengan orang lain. Suatu hari, kamu akan menyesal kehilangan dia.

Kamu kehilangan perempuan yang rela melakukan segalanya untukmu.

Kamu kehilangan perempuan yang selalu ada untuk kamu ketika tidak ada orang lain.

Kamu kehilangan dia karena egomu. Kamu kehilangan perempuan yang tetap bertahan di sisimu bahkan jika kamu mengucapkan kata-kata kasar padanya.

Kamu kehilangan perempuan yang mencoba memahamimu pada saat justru dia yang membutuhkamu, sedangkan kamu tidak ada di sana.

Suatu hari, kamu akan menyadari bahwa dialah yang tepat untumu. Perempuan yang berdiri di sisimu bahkan jika kamu tidak menghargainya. Perempuan yang kamu relakan untuk dibiarkan pergi karena keangkuhanmu.

Suatu hari, kamu akan menyadari bahwa perempuan yang kamu tinggal pergi demi perempuan lain, adalah perempuan yang terus berjuang dan membela kamu ketika dia mendengar hal buruk tentang kamu.

Suatu hari, kamu akan melihatnya bahagia dan dia akan merasa puas dengan kehidupan yang dimilikinya setelah kamu meninggalkannya. Dia akan berterima kasih kepada kamu karena telah membiarkannya pergi dan membuatnya sadar bahwa dia berharga dan berhak mendapatkan yang jauh lebih baik, bahwa akan ada seseorang di luar sana yang bersedia melakukan segalanya untuk dia. Dia akan menatap mata kamu tanpa ada perasaan sama sekali.

Suatu hari, ketika kamu melihatnya, kamu akan merasa seperti ditikam dalam hati jutaan kali karena telah menyerah dengannya. Dan ketika hari itu tiba, tidak peduli apa yang kamu lakukan, tidak peduli apa yang kamu katakan padanya, itu tidak akan berguna karena dia sudah menghabiskan bertahun-tahun hidupnya mencoba untuk membuat kamu mencintainya seperti dia mencintaimu.

Tapi  kamu tidak menghargainya.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Things to know before getting married

Pernikahan bukan hanya tentang menemukan orang yang tepat, tetapi bagaimana kalian berdua tetap menjadi orang yang tepat untuk satu sama lain. Ketika sudah memilih satu sama lain menjadi pasangan hidup, berkomitmenlah untuk terus saling tumbuh. Apabila salah satu berhenti belajar dan berhenti memberikan effort satu sama lain, kualitas pernikahan akan menjadi tidak sehat dan menjadi renggang. Saling interopeksi. Saling mempelajari karakter dan kebiasaan satu sama lain. Saling kompromi. Dari ketika masih sendiri, biasakan untuk senang belajar, senang upgrade diri sendiri, tunggu dan pilih pasangan yang bisa diajak belajar dan bertumbuh bersama. Libatkan Tuhan di tengah hubungan kalian, kalian berdua ngga akan bisa make it tanpa Tuhan. Cari pria yang takut dengan Tuhan, yang paham dengan agama. Tidak perlu sampai ahli agama, tetapi setidaknya dia tahu bagaimana dia akan menjadi seorang suami dan ayah kelak. Bisa memuliakan istri, menghargai hubungan mereka berdua, dan bertanggung jawa...

Never ending crisis

Lagi-lagi dengan quarter life crisis,  belum lagi ketambahan menjadi sandwich generation. Ada orang yang berpikir kalau seseorang dikatakan terlambat karena... "di umur yang sudah menginjak 25 tahun, seseorang masih luntang lantung mencari kerja. padahal di usia tersebut banyak yang sudah bekerja di perusahaan besar" "teman-teman sudah banyak yang mengambil S2 bahkan S3, tetapi seseorang masih berjuang untuk bisa menyelesaikan sidang skripsi" "masuk kepala 3 tetapi masih belum berkeluarga, disaat yang lain sudah menimang anak kedua bahkan ketiga" Meanwhile.. Seseorang lulus kuliah di umur 22 tahun, tetapi dirinya perlu menunggu 5 tahun dulu untuk bisa memiliki pekerjaan yang secure untuk dirinya Seseorang menjadi CEO di umur 25 tahun, dan meninggal di umur 50 tahun. Sedangkan ada yang lainnya lagi menjadi CEO di umur 50 tahun dan meninggal di umur 90 tahun Obama pensiun diumurnya 45 tahun, dan Donald Trump baru memulai kesuksesannya di umurnya 70 tahun Se...

Anak Perempuan Pertama

Anak perempuan pertama mana suaranya??? Mau kasih apresiasi buat para anak perempuan pertama di luar sana. Karena jadi mereka itu pilihannya cuma dua; jadi kuat, atau pura-pura kuat. Jadi anak perempuan pertama itu harus serba bisa dan serba dewasa. Dari kecil udah dididik harus ngalah sama adik-adiknya, pas udah dewasa pun bebannya paling berat buat menuhin ekspektasi orang tua. Inget ya, anak pertama itu juga manusia. Mereka juga butuh cinta dan apresiasi. Mungkin mereka ga pernah minta, tapi gaada salahnya kalau kalian sebagai keluarganya yang peka lebih dulu. Untuk anak perempuan pertama, semangat terus ya buat mengejar mimpi-mimpi kalian. Pasti bahunya capek ya? beban seisi rumah rasanya ada di kalian semua. Tapi yakin deh, yang dilakkan dengan ikhlas pasti ada balasannya. Dan percaya, ketika kalian punya itikad baik untuk keluarga; membahagiakan orang tua dan adik-adik, akan ada rejeki berlimpah datang. Bisa aja soal karir, jodoh, bahkan minimal kalian dikelilingi orang-orang bai...