Langsung ke konten utama

Kisah

aku ingin bercerita
tentang suatu hari, dimana aku benar-benar mengenal apa itu rasa kecewa
luka yang tidak pernah aku bayangkan sebelumnya
luka yang harus aku bayar dengan tetesan air mata

aku pernah mencintai seseorang
cinta yang bisa kukatakan cinta yang luar biasa
cinta yang di dalamnya ku beri rasa percaya
hari demi hari, bersamanya aku berbagi
susah dan senangku, tawa dan air mataku, mimpi dan harapanku, ku bagi ceritaku kepadanya
tidak pernah kepadanya sekalipun aku menaruh rasa curiga, bahkan ketika jarak menghalangi di antara kami
cinta memang seharusnya seperti itu bukan? tumbuh karena rasa percaya, tanpa adanya rasa curiga

sampai suatu hari
aku menemukan sesuatu yang benar benar melukai hati
bahkan boleh ku bilang ini mematahkan segala harapan dan asa
kesetiaanku dilukai olehnya tanpa setengah setengah

sungguh, jangan tanyakan kepadaku tentang luka hati ini
bahkan aku pun tidak pernah membayangkan sebelumnya
yang membuat sakit, bukan tentang ia yang semudah itu jatuh cinta dengan yang lain
tetapi tentang aku yang semudah ini memberikan hati yang utuh
namun aku harus belajar menerima bahwa tidak semua hal di dunia ini berjalan sesuai harapan dan rencana

setelah hari itu, aku tidak mengutuk apapun darinya
aku tetap percaya, dia seseorang yang baik
aku pun tidak membencinya
karena suka ataupun tidak suka, menolak atau menerima, harus ku akui bahwa ia pernah menjadi seseorang yang sangat istimewa di hatiku

dan satu lagi,
cinta yang baik tidak akan pernah terbagi pada dua atau bahkan banyak hati

Komentar

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

Things to know before getting married

Pernikahan bukan hanya tentang menemukan orang yang tepat, tetapi bagaimana kalian berdua tetap menjadi orang yang tepat untuk satu sama lain. Ketika sudah memilih satu sama lain menjadi pasangan hidup, berkomitmenlah untuk terus saling tumbuh. Apabila salah satu berhenti belajar dan berhenti memberikan effort satu sama lain, kualitas pernikahan akan menjadi tidak sehat dan menjadi renggang. Saling interopeksi. Saling mempelajari karakter dan kebiasaan satu sama lain. Saling kompromi. Dari ketika masih sendiri, biasakan untuk senang belajar, senang upgrade diri sendiri, tunggu dan pilih pasangan yang bisa diajak belajar dan bertumbuh bersama. Libatkan Tuhan di tengah hubungan kalian, kalian berdua ngga akan bisa make it tanpa Tuhan. Cari pria yang takut dengan Tuhan, yang paham dengan agama. Tidak perlu sampai ahli agama, tetapi setidaknya dia tahu bagaimana dia akan menjadi seorang suami dan ayah kelak. Bisa memuliakan istri, menghargai hubungan mereka berdua, dan bertanggung jawa...

Never ending crisis

Lagi-lagi dengan quarter life crisis,  belum lagi ketambahan menjadi sandwich generation. Ada orang yang berpikir kalau seseorang dikatakan terlambat karena... "di umur yang sudah menginjak 25 tahun, seseorang masih luntang lantung mencari kerja. padahal di usia tersebut banyak yang sudah bekerja di perusahaan besar" "teman-teman sudah banyak yang mengambil S2 bahkan S3, tetapi seseorang masih berjuang untuk bisa menyelesaikan sidang skripsi" "masuk kepala 3 tetapi masih belum berkeluarga, disaat yang lain sudah menimang anak kedua bahkan ketiga" Meanwhile.. Seseorang lulus kuliah di umur 22 tahun, tetapi dirinya perlu menunggu 5 tahun dulu untuk bisa memiliki pekerjaan yang secure untuk dirinya Seseorang menjadi CEO di umur 25 tahun, dan meninggal di umur 50 tahun. Sedangkan ada yang lainnya lagi menjadi CEO di umur 50 tahun dan meninggal di umur 90 tahun Obama pensiun diumurnya 45 tahun, dan Donald Trump baru memulai kesuksesannya di umurnya 70 tahun Se...

Anak Perempuan Pertama

Anak perempuan pertama mana suaranya??? Mau kasih apresiasi buat para anak perempuan pertama di luar sana. Karena jadi mereka itu pilihannya cuma dua; jadi kuat, atau pura-pura kuat. Jadi anak perempuan pertama itu harus serba bisa dan serba dewasa. Dari kecil udah dididik harus ngalah sama adik-adiknya, pas udah dewasa pun bebannya paling berat buat menuhin ekspektasi orang tua. Inget ya, anak pertama itu juga manusia. Mereka juga butuh cinta dan apresiasi. Mungkin mereka ga pernah minta, tapi gaada salahnya kalau kalian sebagai keluarganya yang peka lebih dulu. Untuk anak perempuan pertama, semangat terus ya buat mengejar mimpi-mimpi kalian. Pasti bahunya capek ya? beban seisi rumah rasanya ada di kalian semua. Tapi yakin deh, yang dilakkan dengan ikhlas pasti ada balasannya. Dan percaya, ketika kalian punya itikad baik untuk keluarga; membahagiakan orang tua dan adik-adik, akan ada rejeki berlimpah datang. Bisa aja soal karir, jodoh, bahkan minimal kalian dikelilingi orang-orang bai...