Langsung ke konten utama

Semua ini memaksaku untuk berhenti

Dulu, waktu kamu pertama kali datang, perasaanku rasanya dilahirkan kembali
Seakan aku ngga kenal apapun, termasuk rasa sakit yang pernah mengisi duniaku
Kamu membawa perubahan baik dalam hidupku

Kamu tau? Waktu kecil, aku ingin sekali menjadi orang dewasa
Tapi kini, jadi orang dewasa adalah hal yang paling menakutkan
Tapi ya itulah hidup; dipenuhi dengan proses, perubahan, perjalanan
Seperti perasaanku sekarang, yang sempat dilahirkan kembali
Tapi harus dimatikan lagi dengan kekecewaan yang berat

Seperti yang kubilang tadi,
Bahwa hidup adalah proses.. yang jadi masalah, kalau kita tidak tahu seperti apa prosesnya

Aku mencintaimu, walau seharusnya kata cinta sudah tidak boleh digunakan lagi di perbincangan ini
Tapi tak apa, anggap saja untuk yang terakhir kali
Dulu, waktu aku tetapkan perasaan ini untuk kamu, aku ga pernah memikirkan resikonya
Karena ketika kita jatuh cinta ya jatuh cinta aja
Kalau keburu memikirkan resikonya, mungkin ngga ada manusia yang berani jatuh cinta

Dan sekarang, aku mau ngasih tau tentang resiko yang sedang aku hadapi
Cinta hadir dengan baik, dan ketika ia berubah menjadi tidak baik, alangkah buruknya jika kita terus menggenggam cinta itu
Bukan karena menyerah, bukan karena kita merasa udah ngga ada harapan lagi
Tapi karena kita tau, cinta itu udah ngga baik..

Sekarang, cinta yang pernah membuatku merasa dilahirkan kembali itu berubah memaksaku berhenti
Cinta boleh datang dan pergi bahkan begitulah cara kerjanya
Cinta pernah datang dan sekarang akan pergi dengan cara yang baik
Karena cinta itu tidak menyakiti, tapi ego kita yang menciptakan rasa sakit itu

Untuk itu, akan aku biarkan cinta itu pergi
Kita masih bisa hidup sebagai individu yang pernah belajar dari cinta yang sama walau sekarang cinta itu sudah pergi

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Things to know before getting married

Pernikahan bukan hanya tentang menemukan orang yang tepat, tetapi bagaimana kalian berdua tetap menjadi orang yang tepat untuk satu sama lain. Ketika sudah memilih satu sama lain menjadi pasangan hidup, berkomitmenlah untuk terus saling tumbuh. Apabila salah satu berhenti belajar dan berhenti memberikan effort satu sama lain, kualitas pernikahan akan menjadi tidak sehat dan menjadi renggang. Saling interopeksi. Saling mempelajari karakter dan kebiasaan satu sama lain. Saling kompromi. Dari ketika masih sendiri, biasakan untuk senang belajar, senang upgrade diri sendiri, tunggu dan pilih pasangan yang bisa diajak belajar dan bertumbuh bersama. Libatkan Tuhan di tengah hubungan kalian, kalian berdua ngga akan bisa make it tanpa Tuhan. Cari pria yang takut dengan Tuhan, yang paham dengan agama. Tidak perlu sampai ahli agama, tetapi setidaknya dia tahu bagaimana dia akan menjadi seorang suami dan ayah kelak. Bisa memuliakan istri, menghargai hubungan mereka berdua, dan bertanggung jawa...

Never ending crisis

Lagi-lagi dengan quarter life crisis,  belum lagi ketambahan menjadi sandwich generation. Ada orang yang berpikir kalau seseorang dikatakan terlambat karena... "di umur yang sudah menginjak 25 tahun, seseorang masih luntang lantung mencari kerja. padahal di usia tersebut banyak yang sudah bekerja di perusahaan besar" "teman-teman sudah banyak yang mengambil S2 bahkan S3, tetapi seseorang masih berjuang untuk bisa menyelesaikan sidang skripsi" "masuk kepala 3 tetapi masih belum berkeluarga, disaat yang lain sudah menimang anak kedua bahkan ketiga" Meanwhile.. Seseorang lulus kuliah di umur 22 tahun, tetapi dirinya perlu menunggu 5 tahun dulu untuk bisa memiliki pekerjaan yang secure untuk dirinya Seseorang menjadi CEO di umur 25 tahun, dan meninggal di umur 50 tahun. Sedangkan ada yang lainnya lagi menjadi CEO di umur 50 tahun dan meninggal di umur 90 tahun Obama pensiun diumurnya 45 tahun, dan Donald Trump baru memulai kesuksesannya di umurnya 70 tahun Se...

Anak Perempuan Pertama

Anak perempuan pertama mana suaranya??? Mau kasih apresiasi buat para anak perempuan pertama di luar sana. Karena jadi mereka itu pilihannya cuma dua; jadi kuat, atau pura-pura kuat. Jadi anak perempuan pertama itu harus serba bisa dan serba dewasa. Dari kecil udah dididik harus ngalah sama adik-adiknya, pas udah dewasa pun bebannya paling berat buat menuhin ekspektasi orang tua. Inget ya, anak pertama itu juga manusia. Mereka juga butuh cinta dan apresiasi. Mungkin mereka ga pernah minta, tapi gaada salahnya kalau kalian sebagai keluarganya yang peka lebih dulu. Untuk anak perempuan pertama, semangat terus ya buat mengejar mimpi-mimpi kalian. Pasti bahunya capek ya? beban seisi rumah rasanya ada di kalian semua. Tapi yakin deh, yang dilakkan dengan ikhlas pasti ada balasannya. Dan percaya, ketika kalian punya itikad baik untuk keluarga; membahagiakan orang tua dan adik-adik, akan ada rejeki berlimpah datang. Bisa aja soal karir, jodoh, bahkan minimal kalian dikelilingi orang-orang bai...