Langsung ke konten utama

Tidak Pernah Ada Penyesalan

Tidak perlu saling menyesalkan apa yang pernah terjadi
Untuk apa saling menyalahkan kalau nyatanya dulu kita saling sepakat untuk saling menyatukan
Cukup kita saja yang gagal membuat semuanya menjadi indah
Bagaimanapun, aku pernah kamu sebut sayang
Begitupun kamu, pernah menjadi seseorang yang menyemangatiku berjuang
Kita hanya perlu saling berlapang hati menerima ternyata kita tidak berhasil berjuang menyatukan mimpi
Bagiku, kamu tetaplah kamu
Seseorang yang pernah begitu kucintai dan kurindukan
Seseorang yang pernah kuingini meski akhirnya pelan-pelan kusadari kamu tidak lagi milikku

Kalaupun aku menjauh, bukan berarti aku ingin kamu mati
Aku tidak sebenci itu kepadamu
Ini hanya cara menenangkan diriku sendiri, bahwa seseorang yang pernah kuperjuangkan gagal untuk kumiliki selamanya
Aku tidak akan menyesal, karena pada kenyataannya kita tetaplah dua orang yang gagal

Setelah tidak denganku, semoga harimu menyenangkan
Temuilah seseorang yang lebih keras memperjuangkanmu
Yang lebih tabah memahamimu melebihi aku
Semoga bukan luka yang kamu dapatkan ataupun kesedihan yang berkepanjangan
Nanti kamu akan mengerti bahwa yang pernah mencintaimu ini memiliki arti

Bahagialah selalu, jalani harimu tanpa kebersamaan kita
Setelah tidak denganku, semoga kamu tidak menemukan orang yang salah; seseorang yang meninggalkanmu demi sesuatu yang terlihat lebih indah, seseorang yang tidak menjatuhkanmu hanya demi memenuhi ambisi mendapatkan yang lebih dalam hidup ini

Semoga setelah semua ini berlalu, tidak ada lagi rindu yang menjadi alasan untuk bertemu
Doakan agar semua rasa yang dulu saling mendekatkan bisa mati secepatnya
Lembaran baru telah terbuka, saatnya bertemu dan berjalan dengan kehidupan yang baru
Mungkin, dengan orang baru yang bisa saling menerima
Orang baru, yang mengerti bahwa setia itu berharga

Komentar

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

Things to know before getting married

Pernikahan bukan hanya tentang menemukan orang yang tepat, tetapi bagaimana kalian berdua tetap menjadi orang yang tepat untuk satu sama lain. Ketika sudah memilih satu sama lain menjadi pasangan hidup, berkomitmenlah untuk terus saling tumbuh. Apabila salah satu berhenti belajar dan berhenti memberikan effort satu sama lain, kualitas pernikahan akan menjadi tidak sehat dan menjadi renggang. Saling interopeksi. Saling mempelajari karakter dan kebiasaan satu sama lain. Saling kompromi. Dari ketika masih sendiri, biasakan untuk senang belajar, senang upgrade diri sendiri, tunggu dan pilih pasangan yang bisa diajak belajar dan bertumbuh bersama. Libatkan Tuhan di tengah hubungan kalian, kalian berdua ngga akan bisa make it tanpa Tuhan. Cari pria yang takut dengan Tuhan, yang paham dengan agama. Tidak perlu sampai ahli agama, tetapi setidaknya dia tahu bagaimana dia akan menjadi seorang suami dan ayah kelak. Bisa memuliakan istri, menghargai hubungan mereka berdua, dan bertanggung jawa...

Never ending crisis

Lagi-lagi dengan quarter life crisis,  belum lagi ketambahan menjadi sandwich generation. Ada orang yang berpikir kalau seseorang dikatakan terlambat karena... "di umur yang sudah menginjak 25 tahun, seseorang masih luntang lantung mencari kerja. padahal di usia tersebut banyak yang sudah bekerja di perusahaan besar" "teman-teman sudah banyak yang mengambil S2 bahkan S3, tetapi seseorang masih berjuang untuk bisa menyelesaikan sidang skripsi" "masuk kepala 3 tetapi masih belum berkeluarga, disaat yang lain sudah menimang anak kedua bahkan ketiga" Meanwhile.. Seseorang lulus kuliah di umur 22 tahun, tetapi dirinya perlu menunggu 5 tahun dulu untuk bisa memiliki pekerjaan yang secure untuk dirinya Seseorang menjadi CEO di umur 25 tahun, dan meninggal di umur 50 tahun. Sedangkan ada yang lainnya lagi menjadi CEO di umur 50 tahun dan meninggal di umur 90 tahun Obama pensiun diumurnya 45 tahun, dan Donald Trump baru memulai kesuksesannya di umurnya 70 tahun Se...

Anak Perempuan Pertama

Anak perempuan pertama mana suaranya??? Mau kasih apresiasi buat para anak perempuan pertama di luar sana. Karena jadi mereka itu pilihannya cuma dua; jadi kuat, atau pura-pura kuat. Jadi anak perempuan pertama itu harus serba bisa dan serba dewasa. Dari kecil udah dididik harus ngalah sama adik-adiknya, pas udah dewasa pun bebannya paling berat buat menuhin ekspektasi orang tua. Inget ya, anak pertama itu juga manusia. Mereka juga butuh cinta dan apresiasi. Mungkin mereka ga pernah minta, tapi gaada salahnya kalau kalian sebagai keluarganya yang peka lebih dulu. Untuk anak perempuan pertama, semangat terus ya buat mengejar mimpi-mimpi kalian. Pasti bahunya capek ya? beban seisi rumah rasanya ada di kalian semua. Tapi yakin deh, yang dilakkan dengan ikhlas pasti ada balasannya. Dan percaya, ketika kalian punya itikad baik untuk keluarga; membahagiakan orang tua dan adik-adik, akan ada rejeki berlimpah datang. Bisa aja soal karir, jodoh, bahkan minimal kalian dikelilingi orang-orang bai...