Sebelum aku terganti, ingatlah aku sebagai perempuan yang selalu ada jika kau butuh, yang selalu bersedia menjadi teman sepimu, yang menyebut namamu di dalam sujudku.
Jika aku terganti, kuharap yang mendampingimu adalah seseorang yang akan menemanimu dalam keadaan suka maupun duka, yang akan menemanimu berjuang saat roda kehidupanmu berada di titik terendah. Seseorang yang sabarnya melebihi sabarku, setianya melebihi setiaku.
Jika aku terganti, aku harap orang barumu adalah seseorang yang menyayangimu sepenuh hatinya, yang memberikanmu kebahagiaan yang mungkin selama bersamaku tidak kau dapatkan, yang selalu menyambut harimu dengan senyuman dan pelukan hangat yang menenangkan.
Jika aku benar-benar terganti, semoga harimu jauh lebih menyenangkan. Temuilah seseorang yang lebih keras memperjuangkanmu, yang lebih sabar memahamimu, lebih dari apa yang aku lakukan dulu untukmu.
Terima kasih sudah bersedia mencari penggantiku. Hatiku hanya perlu terlatih untuk patah, aku butuh ikhlas untuk melepaskan. Aku yang tergantikan akan tumbuh terus mengakar. Bersamamu mengajarkan bahwa patah tak harus mati, tapi akan bercabang untuk hidup yang lebih baik lagi.
Dia yang menggantikan, kupercayakan ia untuk menjagamu lebih daripada aku, menemani setiap langkahmu, membersamaimu ketika kau pelik. Aku berterima kasih karena ia mampu memberikanmu segala sesuatu yang tak sanggup aku berikan.
Namun ingatlah, jika dulu aku dan kamu pernah sama-sama berjuang untuk bisa hidup dan menua bersama. Ingatlah seberapa hebat aku mencoba untuk tetap mempertahankan, seberapa kuat aku bersabar. Ingatlah bahwa aku adalah wanita yang pernah menangis sejadi-jadinya sebab rindu padamu, aku adalah wanita yang pernah tak percaya diri karena takut kau tinggal pergi, aku adalah wanita yang berusaha melupakan luka dan mengikhlaskan rasa.
Namun jika itu memang takdirNya, aku bisa ikhlas menerima takdir Tuhan yang luar biasa. Tak mengapa, aku bahagia pernah menjadi bagian penting dalam hidupmu. Sungguh, aku baik-baik saja. Tetaplah dengan senyum bahagia seperti saat bersamaku dulu.
Berbahagialah, biar kutemui pemilik rindu yang baru untukku.
Komentar
Posting Komentar