Langsung ke konten utama

Peluk

Hi, kalian apa kabar?
Since gue udah lama banget ngga update blog gue, kali ini pengen deh ngeblog sedikit walau gue juga ngga tau akan nulis apa.

Tapi otak gue cukup random untuk ngejabarin dan menceritakan what was going on lately. Bener-bener ngga tau harus ceritain soal apa dulu. But hey, I just wanna say something to you guys. Apapun yang lagi kalian alami saat ini, apapun yang lagi kalian rasain saat ini, kita bangkit bareng-bareng yuk?

Kalian sadar ngga, when you stuck with some problems, atau lagi ada sesuatu yang ngga enak terjadi di hidup kalian, mungkin kalian ngerasanya itu beraaat banget. Bahkan mungkin kalian ngerasa ngga sanggup jalanin hidup kalian lagi, kalian ngerasa capek dan muak sama keadaan.

Tapi coba liat sekeliling kalian deh..
Jalanan bakal tetap ramai, matahari akan tetap terbit dari Timur dan tenggelam ke Barat, semua orang akan tetap sibuk dengan urusannya masing-masing, intinya kehidupan tuh ya tetap berjalan. Ngga peduli seberat apapun hidup kalian, ngga peduli siapa yang datang dan pergi di hidup kalian, kehidupan akan terus berlanjut.

Kalian akan sadar, pada akhirnya yang kalian punya cuma diri kalian sendiri. Its okay kok kalo kalian ngerasa capek, sedih, kecewa, kesel, sakit hati, tapi jangan lama-lama ya? Cepet-cepet bangkit lagi okay? Bangkit lagi untuk ngelanjutin kehidupan kalian yang masih ada..

kalian masih punya mimpi-mimpi dan keinginan-keinginan yang belum terwujud kan? Jadi, tolong jangan menyerah ya. Setidaknya, kalian bisa buktiin ke diri kalian sendiri perihal hasil dari jerih payah dan pengorbanan yang udah kalian lalui.

Selamat hari Jumat <3

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Things to know before getting married

Pernikahan bukan hanya tentang menemukan orang yang tepat, tetapi bagaimana kalian berdua tetap menjadi orang yang tepat untuk satu sama lain. Ketika sudah memilih satu sama lain menjadi pasangan hidup, berkomitmenlah untuk terus saling tumbuh. Apabila salah satu berhenti belajar dan berhenti memberikan effort satu sama lain, kualitas pernikahan akan menjadi tidak sehat dan menjadi renggang. Saling interopeksi. Saling mempelajari karakter dan kebiasaan satu sama lain. Saling kompromi. Dari ketika masih sendiri, biasakan untuk senang belajar, senang upgrade diri sendiri, tunggu dan pilih pasangan yang bisa diajak belajar dan bertumbuh bersama. Libatkan Tuhan di tengah hubungan kalian, kalian berdua ngga akan bisa make it tanpa Tuhan. Cari pria yang takut dengan Tuhan, yang paham dengan agama. Tidak perlu sampai ahli agama, tetapi setidaknya dia tahu bagaimana dia akan menjadi seorang suami dan ayah kelak. Bisa memuliakan istri, menghargai hubungan mereka berdua, dan bertanggung jawa...

Never ending crisis

Lagi-lagi dengan quarter life crisis,  belum lagi ketambahan menjadi sandwich generation. Ada orang yang berpikir kalau seseorang dikatakan terlambat karena... "di umur yang sudah menginjak 25 tahun, seseorang masih luntang lantung mencari kerja. padahal di usia tersebut banyak yang sudah bekerja di perusahaan besar" "teman-teman sudah banyak yang mengambil S2 bahkan S3, tetapi seseorang masih berjuang untuk bisa menyelesaikan sidang skripsi" "masuk kepala 3 tetapi masih belum berkeluarga, disaat yang lain sudah menimang anak kedua bahkan ketiga" Meanwhile.. Seseorang lulus kuliah di umur 22 tahun, tetapi dirinya perlu menunggu 5 tahun dulu untuk bisa memiliki pekerjaan yang secure untuk dirinya Seseorang menjadi CEO di umur 25 tahun, dan meninggal di umur 50 tahun. Sedangkan ada yang lainnya lagi menjadi CEO di umur 50 tahun dan meninggal di umur 90 tahun Obama pensiun diumurnya 45 tahun, dan Donald Trump baru memulai kesuksesannya di umurnya 70 tahun Se...

Anak Perempuan Pertama

Anak perempuan pertama mana suaranya??? Mau kasih apresiasi buat para anak perempuan pertama di luar sana. Karena jadi mereka itu pilihannya cuma dua; jadi kuat, atau pura-pura kuat. Jadi anak perempuan pertama itu harus serba bisa dan serba dewasa. Dari kecil udah dididik harus ngalah sama adik-adiknya, pas udah dewasa pun bebannya paling berat buat menuhin ekspektasi orang tua. Inget ya, anak pertama itu juga manusia. Mereka juga butuh cinta dan apresiasi. Mungkin mereka ga pernah minta, tapi gaada salahnya kalau kalian sebagai keluarganya yang peka lebih dulu. Untuk anak perempuan pertama, semangat terus ya buat mengejar mimpi-mimpi kalian. Pasti bahunya capek ya? beban seisi rumah rasanya ada di kalian semua. Tapi yakin deh, yang dilakkan dengan ikhlas pasti ada balasannya. Dan percaya, ketika kalian punya itikad baik untuk keluarga; membahagiakan orang tua dan adik-adik, akan ada rejeki berlimpah datang. Bisa aja soal karir, jodoh, bahkan minimal kalian dikelilingi orang-orang bai...